Technology

SQL, Salah Satu Bahasa Pemrograman Untuk Pengelolaan Database

Berselancar di dunia maya atau yang biasa kita sebut dengan menjelajah internet, sekarang ini bukan lagi hal yang bersifat tabu. Yang mana seperti yang kita tahu sekarang ini hampir semua orang merasa bahwa internet merupakan sebuah kebutuhan yang harus dipenuhi bagi hampir setiap orang di dunia.

Biasanya, kita menjelajah internet untuk menemukan informasi dan juga hiburan yang tersedia di dalamnya. Dan tak jarang juga internet digunakan sebagai lahan pekerjaan yang cukup menguntungkan. Bisa dikatakan, internet sekarang ini sudah memberikan banyak sekali dampak positif bagi penggunanya.

Berbicara mengenai mencari informasi di internet, pastinya kita akan mengakses sebuah situs atau website tertentu yang mana memang menyediakan informasi maupun hiburan yang kita cari. Ada banyak sekali website yang ada di internet yang mana menyediakan banyak sekali informasi dan juga hiburan yang tersedia di dalamnya.

Nah, tentunya dengan banyaknya informasi atau data yang ada pada website pastinya dibutuhkan sesuatu yang digunakan untuk mengelola data yang ada pada website tersebut. Hal yang dimaksudkan adalah database, yang mana berguna untuk mengelola semua data yang ada pada website.

Dalam dunia komputer saat ini pengelolaan database menjadi salah satu hal yang paling disoroti. Mengingat era kemajuan teknologi yang semakin berkembang pesat maka suatu database juga harus dikelola secara digital agar memberikan kemudahan dan semakin memberi rasa aman juga.

Salah satu bahasa pemrograman yang banyak digunakan untuk pengelolaan database salah satunya adalah SQL. Salah satu alasannya adalah karena SQL memiliki perintah-perintah yang sangat mudah dan tentunya berguna untuk pengelolaan database. Untuk sebagian orang yang sudah terbiasa dalam pengelolaan website, sudah pasti tidak merasa asing dengan pemrograman yang satu ini.

Bicara mengenai SQL, tentunya ada banyak hal yang bisa kita pelajari mengenai pemrograman yang satu ini. Untuk itu, pada artikel kali ini kita akan membahas hal-hal mengenai SQL. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Apa Itu SQL

SQL bisa dibilang merupakan sekumpulan bahasa pemrograman yang mana berguna untuk mengelola data-data yang ada pada database. Dengan SQL, kita dapat mengakses database, menjalankan query untuk mengambil data dari database, menambahkan data ke database, menghapus data di dalam database, dan mengubah data di dalam database. Saat ini hampir semua server database yang ada mendukung SQL untuk melakukan manajemen datanya.

SQL adalah singkatan dari Structured Query Language. Sedangkan pengertian SQL adalah suatu bahasa (language) yang digunakan untuk mengakses data di dalam sebuah database relasional. SQL sering juga disebut dengan istilah query dan bahasa SQL secara praktiknya digunakan sebagai bahasa standar untuk manajemen database relasional. Hingga saat ini hampir seluruh server database atau software database mengenal dan mengerti bahasa SQL.

Maksud dari Query disini adalah instruksi – instruksi khusus dalam hal memanipulasi data. Dalam Microsoft Acces juga mengenal istilah Query namun dalam SQL keberadaan Query ini sangatlah penting karena memegang peranan utama dalam pengelolaan database.

Suatu database berisi dari satu atau lebih tabel. Setiap tabel diberi nama tertentu yang berhubungan dengan isinya, contohnya tabel yang isinya mengenai data pelanggan diberi nama tabel Customers. Tabel itu sendiri berisi dari satu atau sekumpulan record. Record adalah satu baris data yang dibentuk oleh satu atau beberapa field. Field-field inilah yang berisi data.

SQL adalah suatu bahasa komputer yang mengikuti standard ANSI (American National Standard Institute), yaitu sebuah bahasa standard yang digunakan untuk mengakses dan melakukan manipulasi suatu sistem database. Statemen dalam SQL dapat digunakan untuk mengakses data atau meng-update data pada suatu database. SQL utamanya berfungsi dalam suatu relational database seperti misalnya Oracle, SQL Server, DB2, Informix, Sybase, MS Acces, MySQL, Firebird dan masih banyak lagi yang lainnya.

Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML).

Data Definition Language (DDL)

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Data Manipulation Language (DML)

Data Manipulation Language merupakan bagian terpadu bahasa SQL. Perintah-perintahnya dapat dibuat secara interaktif atau ditempelkan pada sebuah program aplikasi. Pemakai hanya perlu menentukan ‘APA’ yang ia inginkan, DBMS menentukan ‘BAGAIMANA’ cara mendapatkannya. Perintah yang umum dilakukan adalah:

  • SELECT untuk menampilkan data
  • INSERT untuk menambahkan data baru
  • UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
  • DELETE untuk menghapus data

Pada dasarnya istilah SQL pasti identik dengan yang namanya MySQL serta pengelolaan database pada website. Karena fungsi utama dari SQL memang menjadi Bahasa utama dalam pengelolaan database kita dan media yang paling banyak menggunakannya adalah pada website server. Mengingat statusnya sebagai Bahasa standard dalam manajemen basis data relasional maka tak mengherankan bahwa hampir di semua host server pasti menggunakan Bahasa SQL ini.

Biasanya pembelajaran SQL dapat diperoleh dalam pendidikan Informatika yang berbasis Bahasa pemrograman web, bersanding dengan HTML, CSS, PHP dan masih banyak lagi. Namun bagi kita yang mungkin masih awam mengenai query – query pada Bahasa SQL jangan khawatir karena pada versi saat ini sudah didukung dengan tampilan yang user-friendly sehingga mudah digunakan oleh semua kalangan. Kita hanya perlu memahami tujuan dalam pembuatan serta pengelolaan database kita serta instruksi–instruksi yang diperlukan.

Dengan adanya berbagai perusahaan/vendor yang membuat berbagai produk SQL maka efeknya adalah timbul berbagai macam perbedaan dalam bahasa SQL yang dikembanglan oleh tiap-tiap perusahaan tersebut. Contohnya saja, bahasa SQL yang dimiliki oleh Microsoft (yang bernama T-SQL) akan berbeda dengan bahasa SQL yang dikembangkan oleh Oracle (yang bernama PL/SQL).

Namun demikian semua vendor diwajibkan untuk mendukung bahasa standard yang ditentukan oleh ANSI, misalnya semua pengembang bahasa SQL wajib dalam mengimplementasikan kata kunci atau statemen standard SQL seperti SELECT, UPDATE, DELETE, INSERT, WHERE dan lain sebagainya. Perbedaan bahasa SQL yang dikembangkan oleh setiap vendor itu dinamakan extension atau juga disebut dengan dialek.

Sejarah Perkembangan SQL

Seperti yang sudah dijelaskan, SQL merupakan salah satu bahasa pemrograman pengelolaan database yang banyak digunakan. Sebelum menjadi pemrograman yang banyak digunakan, tentunya ada sejarah yang mengawali kisah bagaimana bahasa pemrograman ini ditemukan.

Pada awalnya Bahasa ini belum dinamakan SQL, melainkan SEQUEL yang saat itu masih dalam bentuk penelitian oleh IBM sampai akhirnya diambil alih oleh Oracle Corporation. Bersama dengan naiknya kepopuleran Oracle, Bahasa SQL pun juga semakin banyak diminati dan terus mengalami perkembangan mengikuti trend kemajuan teknologi.

Awal mula lahirnya bahasa SQL yaitu pada bulan Juni 1970, dimana saat Jhonny Oracle yang merupakan seorang peneliti dari perusahaan IBM memiliki gagasan pembuatan basis data relasional, ide tersebut dituangkan dalam sebuah artikel. Di dalam artikel tersebut juga dibahas mengenai kemungkinan membuat sebuah bahasa standar untuk mengakses data dalam database tersebut.

Bahasa standar tersebut diberinama SEQUEL (Structured English Query Language). Setelah kemunculan artikel tersebut lalu IBM memutuskan untuk mengembangkan pembuatan bahasa SEQUEL. Namun penamaan SEQUEL dalam bahasa standar tersebut bermasalah dengan hukum sehingga diubahlah menjadi SQL.

Sejarah dari SQL tidak lepas dari sejarah project dari IBM yang bernama System R. Tujuan dari project ini adalah untuk penelitian Relational ( hubungan) Databases Server. Project ini dibuat pada laboratorium penelitian IBM di San Jose California. Project tersebut diniatkan untuk mendemonstrasikan keunggulan penggunaan fitur dari relasi pemodelan yang akan diterapkan pada suatu sistem untuk memenuhi kebutuhan database modern server.

Project System R ini telah memecahkan permasalahan yaitu permasalahan tentang tidak adanya bahasa baku pada relasional database. Sehingga dengan adanya bahasa yang baku, setiap database dapat diacu dengan mudah. Sequel adalah nama bahasa yang diasung oleh adanya project System R ini yang didesain oleh R.F Boyce dan D.D. Chamberlin. Dalam pembuatan project tersebut, bahasa Sequel berganti nama menjadi SQL karena kata “Sequel” bermasalah dalam trademark.

Project System R terbentuk dari 3 tahap, tahap pertama dinamakan tahap ke-0 sekitar tahun 1974-1975. Pada tahap ini hanya sebagian kecil yang di-implementasikan pada SQL. Sebagai contoh, fungsi JOIN ( menggunakan data dari beberapa table) belum diterapkan namun hanya single user version yang dulu diterapkan. Tujuan pada tahap ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi pada beberapa sistem dapat diterapkan.

Tahap ke-1 dimulai pada tahun 1976-1977. Semua kode program ditulis pada tahap ke-0 sebagai awalan. Pada tahap ke-1 ini terdiri dari keseluruhan sistem, hal ini berarti pada tahap ini telah banyak hal baru dibuat. Sebagai contoh telah terbentuknya multiuser dan penggunaan JOIN. Tahap terakhir dari System R adalah sistem ini telah terinstal di beberapa komponen dalam IBM dan sebagian besar dari client IBM. Tahap ini terjadi sekitar tahun 1978-1979.

Para pengembang menggunakan pengetahuan yang dimiliki dan teknologi dari penerapan pada 3 tahap untuk membuat SQL/DS. SQL/DS adalah relational database server yang bersifat komersil pertama milik IBM. Pada tahun 1981, SQL/DS menjadi paket penjualan dari sistem operasi DOS/VSE, dan versi VM/CMS muncul tahun 1983. Pada tahun yang sama DB2 juga telah dilauncing. Sekarang ini DB2 telah banyak digunakan oleh beberapa sistem operasi.

Akan tetapi walaupun sudah ada standar tentang SQL, banyak perusahaan RDBMS yang menambahkan ‘fitur’ SQL selain standar yang ada. MySQL juga memiliki SQL yang tidak standar, yang tidak ada pada Oracle, begitu juga sebaliknya. Namun setidaknya bahasa SQL hampir sama untuk perintah-perintah dasar antar RDBMS. Perintah SQL untuk membuat tabel misalnya, dapat digunakan baik di Oracle maupun MySQL.

IBM telah mempublikasikan idenya mengenai pengembangan dari System R pada suatu konferensi atau seminar mengenai relational database server sehingga perusahaan lain seperti Oracle menggunakan SQL sebagai bahasa databasenya. Dalam beberapa tahun sekarang ini telah muncul produk dari SQL pada dunia IT. Dan akhirnya SQL menjadi bahasa yang compatible dengan semua sistem operasi baik yang besar maupun yang kecil.

Perintah Dasar Yang Ada Pada SQL

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa SQL berguna untuk memberikan perintah-perintah yang mana berguna untuk mengelola data yang ada pada database. Seperti kebanyakan bahasa pemrograman yang ada pada umumnya, SQL juga tentunya memiliki beberapa perintah-perintah dasar yang digunakan dalam pengelolaan database.

Seperti yang sudah dijelaskan juga, SQL memiliki dua bahasa pemrograman yang dimiliki, yatu DDL dan juga DML. Yang mana DDL merupakan suatu instruksi yang digunakan untuk mendefinisikan, menghapus serta mengubah yang ada pada basis data bisa saja pada database keseluruhan atau hanya di tabelnya saja. Sedangkan DML lebih digunakan pada data – data yang ada pada tabel, meliputi Create (membuat data), Read/Select (menampilkan data), Update (mengubah data) serta Delete (menghapus data).

Namun, pada penjelasan ini kita akan membahas perintah dasar yang ada pada DML saja. Sebenarnya istilah pada DML ini lebih dikenal dengan nama CRUD (Create, Read, Update dan Delete) yang juga cukup populer dalam dunia developer web. Alasan untuk penjelasan bahasa DML adalah karena perintah dari bahasa DML merupakan yang paling sering digunakan. Berikut ini adalah perintah-perintah dasarnya, antara lain :

  • Create
    Maksud dari Create disini adalah bisa saja membuat database baru atau tabel baru. Penulisan querynya hampir sama namun dibedakan pada definisi masing – masing. Perintah Create ini biasanya hanya digunakan oleh administrator basis data dan sangat jarang dimunculkan dalam website.
  • Read/Select
    Fungsi dari perintah dasar CRUD yang pertama ini adalah untuk membaca atau menampilkan data yang ada saat ini. Biasanya wujud dari perintah Select ini adalah dalam bentuk tabel sesuai dengan kenyataan (terupdate setiap saat). Perintah Select ini merupakan salah satu perintah yang dapat dipakai oleh user umum.
  • Insert
    Perintah dasar selanjutnya adalah Insert, fungsinya adalah untuk memasukkan atau menambahkan data baru pada tabel yang sudah dibuat sebelumnya. Perintah Insert ini biasanya diimplementasikan dalam bentuk Form pendaftaran atau bentuk Form lainnya. Sama halnya dengan Select, perintah Insert ini juga termasuk ke dalam perintah yang bisa dipakai oleh user umum.
  • Update
    Perintah selanjutnya adalah Update dan fungsi utama dari perintah ini adalah untuk mengubah data yang sudah ada. Bentuk implementasinya bisa dalam bentuk form ataupun pop up. Pada perintah ini juga biasanya didukung dengan perintah Select sehingga memudahkan anda untuk mengupdate data sesuai keinginan. Perintah Update ini juga termasuk kedalam perintah yang dapat diakses publik namun juga terkadang di website tertentu hanya bisa diakses oleh admin database.
  • Delete
    Yang terakhir adalah perintah Delete, berfungsi untuk menghapus data yang sudah ada secara permanen. Sama halnya dengan Update, perintah Delete ini juga bisa diakses oleh user umum tapi terkadang juga hanya dapat diakses oleh admin database saja.

Perbedaan SQL Dan MySQL

Mungkin sebagian dari kita ada yang beranggapan bahwa SQL merupakan hal yang sama dengan MySQL. Namun, sebenaranya kedua hal ini merupakan dua hal yang berbeda. Bisa dikatakan bahwa SQL merupakan bagian dari MySQL. Jadi, itu mengidentfikasikan bahwa SQL dan juga MySQL merupakan dua hal yang berbeda.

SQL (Structured Query Language) adalah perintah dasar yang dimiliki oleh database MySQL Server. Jadi bedanya SQL dan MySQL sudah jelas, MySQL adalah Software database, sedangkan SQL adalah bahasa perintah yang ada di dalamnya. MySQL Server sendiri tidak memiliki interface (antar muka) berbentuk visual seperti database yang lain, MySQL memiliki interface Command Line, atau dapat diakses lewat Command Prompt (tampilan layar DOS).

Untuk memudahkan kita mengakses database MySQL, kita perlu menginstal MySQL Client berbasis visual, sehingga memudahkan kita untuk mengelola database, data dan juga server MySQL itu sendiri. Salah satunya adalah MySQL Front, yang dapat diinstal di Sistem Operasi Windows.

Selain MySQL Front, ada juga yang namanya phpMyAdmin, yaitu aplikasi berbasis Web yang dijalankan lewat browser Internet. Dengan adanya MySQL Client yang berbentuk visual, maka Kita tidak perlu lagi mengetikkan perintah-perintah dasar SQL dari layar DOS (Command Prompt), melainkan tinggal klik lewat fasilitas yang disediakan oleh aplikasi phpMyAdmin ataupun MySQL Front tadi.

SQL sendiri di dalam database MySQL terbagi menjadi 3 bagian penting, yaitu :

  • Data Definition Statements (DDS), yaitu Perintah SQL yang digunakan untuk membuat dan mengelola struktur database dan tabel yang ada di database Server MySQL.
  • Data Manipulation Statements (DMS), yaitu Perintah SQL yang digunakan untuk mengelola data (isi tabel) yang ada di dalam database yang dikelola MySQL Server.
  • Database Administration Statements(DAS), yaitu Perintah SQL yang digunakan untuk mengelola Server MySQL, termasuk mengelola akun user MySQL, mengelola tabel dan database.

Demikianlah penjelasan mengenai SQL, salah satu bahasa pemrograman yang digunakan untuk mengelola database yang biasa digunakan dalam database MySQL. Dengan adanya bahasa pemrograman SQL ini, tentunya kita bisa terbantu dengan penggunaannya yang mudah dipahami dengan adanya perintah-perintah dasar yang dimilikinya. Semoga artikel kali ini bermanfaat bagi kita semua dan terima kasih sudah membaca.

Related Posts