Technology

“Flashdisk” Komponen Media Penyimpanan Data

Pada umumnya, perkembangan dan kemajuan teknologi untuk saat ini sudah semakin tidak terbendung, apalagi dalam dunia komputer. Bagi anda para pengguna komputer atau PC, pastinya anda sudah memahami perkembangan yang terdapat di dalamnya. Komputer memiliki hardware maupun software yang sangat berpengaruh dalam perangkat kerja. Dengan harga terjangkau dan kapasitas yang tergolong besar serta memiliki ukuran kecil dan ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana

Selain komponen hardware, masih banyak lagi komponen lain yang mengalami kemajuan yang mengikuti kemajuan dalam bidang komputerisasi. Nah, yang akan saya bahas berupa penyimpanan hardware adalah flashdisk. Adapun hardware terbaru (contohnya seperti processor, RAM dan VGA card) serta OS atau sistem operasi.

Mungkin anda sudah sering memakai flashdisk untuk menyimpan berbagai jenis data. Selain itu, biasanya Flash Disk juga dapat digunakan untuk menginstal sistem operasi. Flashdisk bukan hal baru lagi terdengar di kuping setiap orang. Dan saya akan membahas ulasan ini untuk menjelaskan lebih dalam lagi mengenai komponen penyimpanan yang satu ini. Jika anda penasaran dan ingin mengetahuinya, simak ulasan di bawah ini.

Mengenal Apa Itu Flashdisk

Flashdisk atau USB flash drive adalah salah satu media penyimpanan data portabel dan juga perangkat penyimpanan data atau device storage yang dapat dihubungkan melalui port USB suatu komputer atau laptop. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non–volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat daya listrik.

Sebagai komponen penyimpanan, pada awalnya keberadaan Flashdisk tidak terlalu vital seperti saat ini, bahkan ukuran Flashdisk pada awalnya tidak kurang dari ½ GB atau 512 MB saja. Flashdisk dapat menyimpan data secara permanen walaupun aliran listrik pada rangkaian flashdisk diputuskan. Ini terjadi karena didalam flashdisk terdapat sebuah controller dan memori yang mampu menyimpan data secara permanen walaupun aliran listrik yang ada pada flashdisk sudah diputuskan oleh user.

Memiliki flashdisk sudah menjadi hal yang wajib dimiliki oleh setiap orang saat ini. Bahkan ketika orang tersebut tidak memiliki laptop atau komputer, namun ia memiliki Flashdisk yang bertujuan untuk menunjang aktivitas seperti bekerja, sekolah dan sebagainya. Dan saat ini Flashdisk tersedia mulai dari ukuran terendah 2GB sampai 128GB. Umur flashdisk saat ini berkisar 10 tahun (masa pemakian normal).

Flashdisk sendiri awalnya hanya mempunyai ukuran kapasitas yang sangat kecil, hanya berkisar kurang dari 512 MB, akan tetapi seiring dengan teknologi yang semakin maju dan perkembangan komputer juga sangat pesat, kini flashdisk mempunyai ukuran hampir sama dengan harddisk dan dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan cara anda mencabut flashdisk anda itu dengan cara anda tidak boleh secara mendadak sehingga dapat mengakibatkan data anda yang sudah di tulis menjadi rusak.

Dengan ukurannya yang kecil dan simpel, wajar saja orang–orang lebih senang menggunakannya. Selain itu penggunaan Flashdisk juga sangat efektif dan efisien karena data yang tersimpan bisa dirubah setiap saat. Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk karena hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih dulu dan hubungan listrik singkat (yang dapat merusak komponen flashdisk) dapat dicegah.

Flashdisk atau biasa disebut USB flash drive memang dibuat dengan tujuan khusus sebagai media penyimpanan file. Namun ada hal lain lagi yang dapat anda temukan dari hardware yang satu ini, yakni menjadi ketersediaan ruang untuk segala macam ekstensi file serta memungkinkan dilakukan perubahan pada suatu dokumen setiap saat.

Banyak sekali fungsi flashdisk seperti media pemindahan data dari satu komputer ke komputer lainnya, menyimpan data-data berupa file tulisan, gambar, mp3, video, software (perangkat lunak), dibuat bootable flashdisk windows untuk dipakai reparasi pc/ laptop dan masih banyak kegunaan lainnya. Flashdisk juga dapat digunakan untuk media instalasi sistem operasi baru untuk komputer anda tanpa menggunakan DVD sebagai media instalasinya.

Komponen Pada Flashdisk Beserta Fungsinya

Flasdisk sangat berguna untuk transfer atau mengambil data dan menyimpannya sampai sewaktu-waktu Anda bisa membuka saat membutuhkannya. Komponen yang terdapat dalam setiap flashdisk semua sama, yang membedakannya adalah bentuk dan vendor. Dengan ukuran yang sebenarnya cukup kecil, komponen utama flashdisk tidaklah begitu banyak.

Flashdisk biasanya menggunakan struktur NAND Flash MemoryChip memori flash NAND mempunyai dua tingkat struktur hirarkis. Berikut adalah komponen beserta fungsinya yang harus anda ketahui:

  • Sambungan USB (Konektor)

Sambungan USB atau USB konektor sangat penting dalam komponen sebuah flashdisk. Komponen yang dimaksud berupa ekstensi perak yang memanjang dari perangkat utama. Fungsi sambungan USB adalah untuk menyambungkan perangkat Flashdisk ke dalam komputer melalui port USB. Posisi konektor berada di luar perangkat utama Flashdisk sehingga sering bersentujan dengan komputer dan konektor.

Sehingga sering dianggap mengalami permasalahan seperti karat, patah maupun kotor atau terkena debu. Karena bagian Flashdisk ini mudah rusak, maka kebanyakan konektor USB dirancang dengan sebuah sakelar yang menarik konektor ke dalam kompartemen utama.

  • Perangkat Pengontrol Penyimpanan Massal

Kontroler ini pada dasarnya sebuah mikrokontroller yang memiliki ROM dan RAM untuk memproses perintah dari komputer host dan mengatur flash memory untuk menyimpan data. Komponen ini terletak di belakang sambungan USB dan memiliki fungsi untuk mengontrol serta menyediakan penghubung ke alat Flashdisk yang nantinya bertugas menjaga kestabilan perangkat.

Perangkat pengontrol ini sebenarnya hanya berisi suatu RISC mikro prosesor berwarna hitam yang ukurannya kecil dan banyak orang menganggapnya hampir sama pada RAM. Kontroler ini juga yang bertugas memberitahu komputer host bahwa device yang tersambung adalah sebuah USB Flash Disk. Selain itu juga sebagai pusat informasi yang memberitahukan kepada komputer bahwa device yang disambungkan merupakan flashdisk.

  • Chip Memory Flash

Chip ini merupakan bagian utama tempat data disimpan. Ukurannya lebih besar dari chip pengontrol dan bentuknya mirip dengan chip RAM jenis lama. Ukuran penyimpanan chip ini bervariasi; mulai dari 16 MB hingga 64 GB atau barangkali lebih. Letaknya biasanya berada di lapisan sisi bawah PCB. Makin banyak proses tulis dan hapus, kemampuan Flash Memory makin lemah.

Siklus tulis dan hapus (P/E siklus) pada chip ini berkisar dari 100.000 sampai 1.000.000 kali. Setelah siklus tersebut tercapai, flashdisk tidak bisa digunakan untuk menyimpan data lagi.

  • Memory Chip

Chip memori ini berwarna hitam seperti perangkat pengontrol hanya saja ukurannya sedikit lebih besar. Komponen ini biasanya di tempatkan pada papan sirkuit utama dari flasdisk. Komponen ini berfungsi untuk menyimpan seluruh informasi. Chip ini terdapat di tengah dan terlindungi dengan baik oleh casing luar.

Chip memori Flashdisk memiliki jumlah besar kapasitas yang berbeda-beda setiap jenisnya, tergantung perusahaan yang memberikan beberapa jumlah kapasitasnya. Awalnya Flashdisk dirancang dengan kapasitas hanya memiliki beberapa mega byte saja, tetapi pengembangan kapasitas terus di tingkatkan. Namun Flashdisk saat sudah mencapai kapasitas Gigabyte dan penyediaannya adalah Memory chip tersebut.

  • LED dan Oscillator Crystal

Kebanyakan flashdisk memiliki lampu LED sebagai indikator yang akan menyala atau berkedip saat flashdisk terkoneksi dan melakukan pengolahan data. LED menyala saat komponen menunjukkan saat perangkat sedang melakukan pengolahan atau telah terkoneksi. Sebuah LED hijau menandakan bahwa Flashdisk sudah siap. LED dan Oscillator Crystal memiliki fungsi untuk mengirimkan sinyal frekuensi.

Osilator Kristal berfungsi untuk menghasilkan clock (denyut listrik) dengan frekuensi 12Mhz. Semua komponen elektronik digital membutuhkan clock generator seperti osilator kristal supaya bisa bekerja dengan perangkat lainnya. Clock yang dihasilkan oleh osilator kristal juga digunakan oleh USB Flash Disk untuk kirim dan terima data ke komputer.

Sedangkan osilator kristal merupakan komponen kecil yang berfungsi untuk menghasilkan clock (denyut listrik) dengan frekuensi 12MHz dan mengirimkan sinyal frekuensi serta mengontrol jalur output perangkat. Osilator kristal juga dapat ditemukan pada jam tangan dan pada perangkat lain untuk menjaga waktu.

Namun ada juga beberapa komponen lain yang menjadi pendukung Flashdisk, di antaranya adalah Write Protection yang berfungsi memberikan mekanisme fisik untuk mencegah modifikasi atau penghapusan data berharga pada perangkat.

Kelebihan Dan Kekurangan Flashdisk Sebagai Media Penyimpanan

Dibalik segala kelebihan, setiap hal pastinya juga memiliki kekurangan. Termasuk perihal flashdisk ini. Meskipun teknologi media penyimpanan tersebut banyak memiliki kelebihan, tapi dibalik kelebihan itu ternyata juga menyimpan kekurangan. Berikut adalah kelebiha dan kekurangannya.

Kelebihan

Berikut adalah beberapa kelebihan dari Flashdisk, yaitu:

  • Ukuran

Sudah ditekankan berkali-kali bahwa ukuran adalah salah satu kelebihan utama flashdisk dibandingkan dengan media penyimpanan lain. Seberapa pun besarnya kapasitas suatu flashdisk, maka hal tersebut sama sekali tidak mempengaruhi ukuran dari flashdisk itu sendiri. Meskipun besar kapasitasnya, flashdisk tetap berbentuk kecil. Meskipun kecil kapasitasnya, flashdisk tetap berbentuk kecil. Hal itu menandakan bahwa kapasitas tidak membedakan bentuk fisik dari flashdisk.

  • Mudah Terhubung ke Komputer

Karena port USB berkonsep universal, membuat drive kecil ini memudahkan sobat untuk mentransfer dokumen atau file dari satu komputer ke komputer lainnya. Jika sobat memiliki file yang berhubungan dengan pekerjaan atau studi, sobat dapat menyimpan file tersebut ke USB dan memindahkannya ke komputer kantor atau komputer manapun.Tidak peduli apa jenis komputer yang sobat gunakan, asalkan komputer tersebut memiliki port USB, maka sobat dapat mengakses file sobat pada komputertersebut.

  • Baik untuk Back Up data

USB drive memiliki kemampuan luar biasa untuk penyimpanan data karena kapasitas penyimpanan data hingga beberapa gigabyte. Dengan kemampuan memory yang besar membuat USB menjadi pilihan yang cocok untuk membuat cadangan file-file penting, foto atau file berharga lainnya.

  • Media Instalasi Windows

Tidak banyak yang mengetahui bahwa flashdisk ternyata juga dapat dijadikan sebagai media instalasi windows. Dengan flashdisk, anda dapat menginstal windows di perangkat komputer anda, akan tetapi flashdisk tersebut harus dijadikan sebagai bootable terlebih dulu. Cara pemanfaatan yang sangatlah mudah, tidak harus jalankan instalasi serta tidak memakan sementara benar-benar lama. Anda hanya harus menancapkan Flashdisk ke port USB sesudah itu tunggu hingga nampak di My Computer atau File Explorer. Setelah itu anda dibebaskan mengakses seluruh file yang ada di dalamnya.

  • Penggunaan Mudah

Menggunakan flashdisk tidak melalui berbagai macam hal yang susah. Bahkan tidak perlu melakukan instalasi, serta tidak memakan waktu yang lama. Pasalnya, anda hanya perlu menancapkan flashdisk ke port USB dan kemudian tunggu hingga muncul di partisi hardisk anda (My Computer). Setelah itu, anda bebas jika ingin mengakses semua file yang ada di dalam flashdisk tersebut.

Cara penggunaan yang sangatlah mudah, tidak perlu melakukan instalasi serta tidak memakan waktu terlalu lama. Anda hanya perlu menancapkan Flashdisk ke port USB kemudian tunggu hingga muncul di My Computer atau File Explorer. Setelah itu anda dibebaskan mengakses semua file yang ada di dalamnya.

  • Harga Relatif Terjangkau

Mengingat dewasa ini flashdisk telah digunakan oleh semua kalangan, termasuk anak-anak sekolah. Maka dari itu, biasanya harga flashdisk relatif lebih terjangkau bahkan untuk merk kelas atas sekali pun.

Kekurangan

Permasalahan yang paling umum ditemui dalam kerusakan harddisk adalah Tidak Terditeksinya data dalam harddisk, virus, bad sector dan sebagainya. Beberapa kekurangan yang terdapat dalam Flashdisk yaitu sebagai berikut:

  • Mudah Hilang

Tentu saja ukuran flashdisk yang kecil juga memberikan kekurangan tersendiri bagi pemiliknya. Karena jika kurang hati-hati dalam penggunaan, bisa saja media penyimpanan tersebut hilang entah kemana. Oleh sebab itu, penggunaan dengan cara berhati-hati merupakan solusi yang tepat untuk menghindari kejadian tersebut.

  • Sering Lupa Menaruh

Selain mudah hilang dan jatuh ternyata anda juga harus mewaspadai ketika lupa menaruh Flashdisk di celana dan akhirnya tidak sengaja dicuci. Adanya kontak antara peralatan elektronik dengan air juga dapat menyebabkan kerusakan atau konsleting ketika dialiri daya dari komputer. Mengingat banyak merk Flashdisk yang bahkan tidak memiliki tutup untuk melindungi bagian dalamnya.

  • Tidak Dapat Menampung File Besar

Karena ukurannya yang masih terbatas orang – orang lebih memilih untuk menggunakan memory eksternal daripada Flashdisk untuk keperluan backup data dalam skala besar.

Dari penjelasan di atas, tentunya dengan adanya flashdisk, maka anda tidak perlu repot-repot lagi membawa laptop kesana kemari karena data penting anda sudah dipindahkan di media penyimpanan kecil nan berguna yaitu flashdisk. Dimana Flashdisk merupakan tempat penyimpanan information portabel yang sanggup dihubungkan lewat port USB suatu pc atau laptop.

Selain itu, Flasdisk juga memiliki fungsi yang dapat membantu anda untuk pemindahan data dari satu komputer ke komputer lainnya, baik itu berupa tulisan atau gambar serta video dan lain sebagainya. Untuk data yang tersimpan disitu tidak akan pernah hilang. Sekian ulasan ini, semoga dapat menambah wawasan anda.

Related Posts