pengetahuan

“Rumput Laut” Tanaman Yang Dapat Menghasilkan Oksigen Terbanyak

Kehidupan laut tidak hanya ditinggali oleh hewan-hewan lautnya saja. Ada banyak hal yang bisa kita temukan di laut, misalnya saja seperti adanya terumbu karang dan tumbuhan laut lainnya. Salah satu tumbuhan yang paling terkenal di laut adalah rumput laut.

Pastinya kalian sudah sering mendengar tentang rumput laut ini. Banyak orang yang memproduksi berbagai produk dengan menggunakan bahan dasar rumput laut. Kehebatan dari rumput laut ini memang sudah terkenal. Nah, untuk lebih mengenal tentang rumput laut ini, kalian bisa menyimaknya pada penjelasan di bawah ini.

Rumput Laut Termasuk Dalam Spesies Ganggang Laut

Rumput laut atau juga disebut dengan macroalgae ini dapat merujuk kepada beberapa spesies ganggang laut, makroskopik atau multiseluler. Jenis dari rumput laut ini juga beraneka macam, misalnya macroalgae merah, coklat dan hijau. Rumput laut juga menawarkan kesempatan bagus untuk melakukan eksploitasi pada beberapa industri yang dapat mereka jadikan sumber (yaitu polisakarida, protein dan fenol). Kemudian ini akan diaplikasikan aplikasi sebagai bahan makanan, obat-obatan dan juga pupuk.

Perairan Indonesia memiliki potensi yang besar untuk budidaya rumput laut dengan teknik pengolahan yang mudah, penanganan yang sederhana dan hanya dengan modal kecil. Ini telah membuat Indonesia dapat mengembangkan industri pengolahan rumput laut.

Rumput laut atau yang biasa disebut dengan seaweed merupakan tanaman makroalga yang hidup di laut yang tidak memiliki akar, batang dan daun sejati dan pada umumnya hidup di dasar perairan. Rumput laut juga sering disebut sebagai alga atau ganggang pada daerah-daerah tertentu di Indonesia.

Perkembangan Rumput Laut Selama Ini

Rumput laut yang sudah dikenal dan dimanfaatkan oleh manusia ini ternyata sudah ada sejak zaman kekaisaran Shen Nung yaitu tepatnya sekitar tahun 2700 sebelum masehi. Pada masa itu rumput laut masih dimanfaatkan sebagai obat-obatan dan bahan makanan oleh masyarakat timur. Kemudian tahun 65 sebelum masehi rumput laut pun juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk alat-alat kecantikan pada masa kekaisaran Romawi.

Penggunaan rumput laut semakin berkembang, ketika memasuki abad ke 4 rumput laut telah digunakan sebagai pupuk, kemudian digunakan secara besar-besaran setelah abad ke 12 oleh Perancis, Irlandia dan Skotlandia. Secara ekonomis, rumput laut baru dimanfaatkan sekitar tahun 1670 dan itu berada di Cina.

Ketika rumput laut telah masuk di Indonesia, ini pertama kali di ketahui oleh orang-orang Eropa. Mereka menemukan rumput laut ini pada tahun1292, pada saat mereka sedang melayani perairan Indonesia, mereka mencatat bahwa ada banyak penduduk yang mendiami pulau-pulau di nusantara.

Para penduduknya sangat suka untuk mengumpulkan alga laut sejak berabad-abad lamanya untuk dijadikan sayuran, namun waktu penggunaanya dari tanaman laut ini masih sedikit dan terbatas. Yang menggunakan rumput laut ini juga hanya pada keluarga nelayan saja.

Memasuki tahun 1980, pengembangan budi daya pada rumput laut telah diresmikan. Ini sangat berguna untuk merangsang terjadinya pertumbuhan eknomi di wilayah pesisir.

Usaha budidaya rumput laut sendiri merupakan suatu usaha yang bertujuan untuk menambah dan meningkatkan pendapatan petani (masyarakat pesisir).

Mereka akan melakukannya dengan cara mengendalikan perkembangan dan pemanenan rumput laut. Menurut departemen kelautan dan perikanan pengembangan budidaya rumput laut merupakan sesuatu alternative pemberdayaan masyarakat pesisir

Mereka dianggap mempunyai keunggulan dalam hal produk yang dihasilkan mempunyai kegunaan yang beragam, tersedianya lahan untuk budidaya yang cukup luas serta adanya teknologi budi daya yang membuatnya menjadi semakin mudah.

Dimana Kita Dapat Menemukan Rumput Laut?

Rumput laut dapat ditemukan pada tempat yang memiliki cahaya yang cukup bagi mereka untuk dapat bertumbuh. Tanaman ini juga berada dalam zona euphotik, yang berada pada kedalaman 656 kaki (200 meter) di bawah air.

Jenis fitoplankton ini dapat mengapung dibanyak tempat, termasuk pada area laut yang terbuka. Beberapa rumput laut ada yang menempel pada batu dan kemudian akan membuat batu tersebut menjadi seperti akar.

Jenis Dari Rumput Laut

Mungkin kita melihat rumput laut itu tampak sama, namun ternyata ada banyak jenis dari rumput laut yang masih belum kita ketahui. Berikut ini ada beberapa jenis dari rumput laut yang jarang diketahui.

Ulva lactuca

Rumput laut jenis Ulva lactuca atau selada laut (sea lettuce) adalah rumput laut yang tergolong dalam divisi Chlorophyta (rumput laut hijau). Dikatakan termasuk dalam divisi Chlorophyta adalah karena sel-sel mengandung banyak mengandung klorofil sehingga akan memberikan warna hijau pada rumput laut ini.

Habitatnya adalah di air laut dan morfologinya berupa thallus tipis dan gepeng seperti pedang yang terdiri atas 2 lapis sel. Tidak ada diferensiasi jaringan dan seluruh sel memiliki bentuk yang kurang lebih identik, kecuali pada sel-sel basal yang mengalami elongasi membentuk rhizoid penempel. Masing-masing sel pada spesies ini terdiri atas sebuah nukleus, dengan kloroplas berbentuk cangkir dan sebuah pirenoid.

Rumput laut suun bulung

Rumput laut jenis bulung ini bentuknya lebih kecil. Kalau dilihat dengan teliti bentuknya akan mirip sekali dengan ranting pohon cemara dan terdapat sedikit gerigi berukuran kecil. Rumput laut ini punya tekstur yang kenyal tapi juga lembut. Biasanya, rumput laut jenis ini banyak terdapat di selat atau pantai sekitaran Bali. Rumput laut ini juga terdiri dari dua jenis yakni bulung putih dan hijau.

Eucheuma spinosum

Rumput laut jenis ini merupakan salah satu spesies dari Rhodophyta (rumput laut merah). Thallus ini berbentuk silindris, percabangan thallus berujung runcing dan ditumbuhi dengan tonjolan berupa duri lunak. Permukaan tubuhnya licin, berwarna coklat tua, hijau coklat, hijau kuning atau merah ungu.

Rumput Laut Gelidium sp.

Rumput laut jenis іnі merupakan salah satu spesies dаrі Rhodophyta (rumput laut merah). Warna merah pada rumput laut іnі disebabkan оlеh pigmen fikoeritrin.

Gelidium sp. memiliki panjang kurаng lebih 20 cm dan lebar 1,5 mm. Thallusnya berwarna merah, coklat, hijau-coklat atau pirang. Organ reproduksinya berukuran makroskopis. Rumput laut jenis іnі memiliki berbagai warna уаng bervariasi, hal іnі terkait dengan manfaat dan fungsi cahaya matahari bagi tumbuhan rumput laut. Besar kecilnya intensitas cahaya sangat berpengaruh terhadap warna. Di Indonesia sendiri spesies dari hewan ini terdiri dari 8 jenis.

Bagian-Bagian Dari Rumput Laut

Rumput laut bisa dikatakan termasuk dalam tumbuhan tidak bepembuluh dan memiliki klorofil yang berfungsi untuk melangsungkan proses fotosintesis.

Pertumbuhan dari tumbuhan rumput laut ini tergantung kepada kondisi fisik dan lingkungan yang ada di sekitarnya. Kondisi ini berupa aliran air, suhu, kadar garam, hara atau nutrisi seperti nitrat dan fosfat serta pencahayaan sinar matahari.

Cahaya matahari merupakan kebutuhan yang paling penting bagi makhluk hidup terutama pada rumput laut, karena ini akan digunakan dalam proses fotosintesis. Rumput laut juga memiliki tipe percabangan thallus yaitu:

  • Tidak bercabang. Thallus dapat tumbuh memanjang dan tidak memiliki percabangan.
  • Dikhotomous. Tiap tiap thallus yang tumbuh akan memiliki cabang dan dari cabang ini akan muncul cabang lagi dengan pola cabang dua.
  • Pinnate alternate. Thallus tumbuh sepanjang thallus utama secara berselang seling.
  • Pinnate distichous. Thallus ini akan tumbuh sepanjang thallus utama secara beraturan.
  • Tetratichous. Thallus ini akan tumbuh dengan ciri memiliki percabangan dua sepanjang thallus utama.
  • Vericillate. Cabang cabang thallus ini akan tumbuh melingkari thallus sebagai sumbu utamanya.
  • Polytichous. Cabang cabang thallus tumbuh pada thallus utama secara tidak beraturan.
  • Monopodial. Cabang tumbuh satu satu pada setiap thallus.
  • Sympodial. Percabangan pada thallus tumbuh searah pada masing masing thallus.

Fakta Dari Rumput Laut

Rumput laut memiliki tiga variasi warna yang berbeda: hijau, merah dan coklat (meskipun ganggang biru-hijau kadang-kadang dianggap sebagai jenis rumput laut juga). Ganggang hijau biasanya hanya tumbuh sepanjang tiga kaki dan paling berguna bagi makhluk laut yang makan dan bersembunyi di dalamnya.

Ganggang merah sebagian besar dimanfaatkan dalam industri manusia, tapi ganggang coklat termasuk keluarga rumput laut dan tumbuh jauh lebih besar dari varietas lainnya. Hutan yang diciptakan ganggang coklat adalah lingkungan kehidupan laut yang unik.

Nah, selain dari itu masih ada beberapa fakta unik lainnya dari rumput laut yang bisa kalian ketahui.

1. Sebagian besar oksigen yang ada di dunia (sekitar 70%) diperkirakan berasal dari rumput laut dan ganggang mikroskopis lainnya.

2. Rumput laut mendukung tingkat produksi utama yang 6 – 10 kali lebih besar dan termasuk paling intensif dalam sistem pertanian.

3. Diperkirakan bahwa ada sembilan kali lebih banyak mikroskopis ganggang dan rumput laut di lautan daripada tanaman yang ada di tanah.

4. Fitoplankton ganggang mikroskopis, rumput laut (alga makroskopik) bertanggung jawab untuk semua produksi utama yang ada di lautan. Oleh karena itu, tanamam ini merupakan rantai makanan yang ada di lautan.

5. Rumput laut termasuk dalam organisme yang dapat berkembang dengan cepat di planet ini. Sebagai contoh, di bawah kondisi yang optimal, rumput laut dapat menjadi Macrocystis pyrifera raksasa yang berkuran hampir satu meter (tiga kaki) per hari  dan dapat memiliki panjang lebih dari 50 m.

6. Ada beberapa jenis rumput lain yang dikenal paling lembut dan berdaging, tapi ada juga yang keras seperti batu yang biasa terdapat rumput laut merah. Rumput laut merah ini masih sulit untuk ditemukan. Biasanya ini lebih dikenal sebagai ganggang coralline.

7. Sebenarnya rumput laut tidak termasuk dalam tanaman. Hanya karena rumput laut berwarna hijau maka ini dianggap tanaman. Hal ini juga dianggap bahwa rumput laut telah membangkitkan tumbuhan darat. Hal lain yang membuatnya seperti tanaman adalah alga dan rumput laut paling bergantung pada sinar matahari untuk menciptakan energi melalui proses fotosintesis.

8. Banyak penelitian yang berpendapat bahwa rumput laut merah harus ditempatkan di sebuah kerajaan mereka sendiri. Ini dikarenakan mereka satu-satunya termasuk kelompok organisme di planet yang memiliki tiga tahap siklus hidup.

Nah, itulah tadi sedikit penjelasan tentang rumput laut. Jadi rumput laut bukanlah hanya sekedar tanaman laut. Ada banyak hal yang bisa kita dapatkan dari tanaman ini. Oleh karena itu, yuk kita budi dayakan tanaman laut ini.

Related Posts