pengetahuan

Penjelasan Mengenai Hidrogen, Serta Gas Yang Biasa Ada Pada Balon

Acara ulang tahun bukanlah hal yang asing lagi dikalangan semua orang. Baik yang mewah maupun sederhana, karena disetiap kita menghadiri acara tersebut akan selalu menemukan yang namanya kue dan balon. Nah keduanya ini adalah simbolis dari perayaan tersebut. Dengan adanya balon pada perayaan tersebut, akan menambah kecantikan pada dekorasi dari ruangan yang telah disusun seunik mungkin. Tetapi para pendekor malas untuk meniup balon dengan jumlah yang banyak. Mereka lebih suka menggunakan gas hidrogen agar lebih cepat dan tidak membuang-buang waktu. Nah pasti masih banyak dong yang belum tau apa itu hidrogen? Untuk mengetahuinya yuk simak ulasannya dibawah ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Hidrogen?

Hidrogen merupakan unsur kimia paling ringan yang memiliki lambang “H”. Pada suhu dan tekanan yang standar, bentuk hidrogen adalah tidak memiliki warna, tidak berbau, bersifat non logam, bervalensi tunggal, dan merupakan gas diatomik yang sangat mudah terbakar. Dengan massa atom 1,00794 amu [n 1] dan memiliki salah satu titik didih terendah seperti -252,9 ° C (-423,2 ° F), dan titik beku seperti -259,3 ° C (-434,7 ° F) dari semua elemen.

Hidrogen digunakan untuk membuat Amonia (senyawa dari  nitrogen dan hidrogen dengan rumus NH3) untuk pembuatan pupuk, logam penyulingan, dan metanol untuk membuat bahan dasar seperti plastik. Hidrogen juga digunakan sebagai bahan bakar roket dimana hidrogen cair dikombinasikan dengan oksigen cair untuk menghasilkan ledakan kuat.

Hidrogen berasal dari kata Yunani “Hydro” dengan arti “air” dan “gen” yang berarti “pencipta”. Hal ini disebut oleh kimiawan Perancis bernama Antoine Lavoisier, karena ketika terjadi luka bakar hidrogen “menciptakan air”.

Keberadaan Hidrogen pertama kali dicurigai oleh T. Von Hohenheim, sebagai hasil reaksi antara logam dengan asam. Kemudian pada tahun 1671, Robert Boyle mengidentifikasi reaksi antara besi dan asam kuat encer untuk membentuk suatu gas yang mudah terbakar.

Pada 1766, Henry Cavendish menyatakan bahwa Hidrogen merupakan suatu unsur. Pada tahun 1783, Antoine Lavoisier menamakan unsur tersebut sebagai unsur Hidrogen (hidro: air, genes: pembuat), karena Hidrogen apabila dibakar akan menghasilkan air.

Dalam udara, hidrogen terdapat kurang dari 1 ppm volume atau sekitar 10 sampai 30% bagian dari gas alam. Hidrogen sangat reaktif sehingga berada dibumi terdapat sebagai senyawa. Hidrogen yang terdapat dibumi sekitar 3% atau 0,14 massa. Air mengandug hidrogen sebanyak 11,1% massa, minyak bumi 14%, karbohidrat misalnya pati 6%.

Hidrogen dikenal dengan tiga isotop, yaitu normal, deutrum (hidrogen berat), dan tritium (hydrogen sangat berat). Hydrogen umumnya bersumber dalam kerak bumi yang diperoleh dengan berbagai cara, terutama elektrolisis air atau senyawa yang mengandung hydrogen. Hidrogen yang berada dialam ada 3 isotop, yaitu 1H (hydrogen), 2H (D= deuterium), 3H (T= tritium) dengan perbandingan: H: D: T=10.000.000 : 2.000 : 1″. 

Sifat-sifat Unsur Hidrogen

Sifat utama dari hidrogen ialah sangat mudah terbakar dan akan terbakar pada konsentrasi serendah 4% H2 diudara bebas. Entalpi pembakaran hidrogen adalah -286 kJ/mol. Hidrogen terbakar menurut persamaan kimia: 2 H2(g) + O2(g) → 2 H2O(l) + 572 kJ (286 kJ/mol). Selain itu, ada juga beberapa sifat dari unsur hidrogen antara lain sebagai berikut:

1. Sifat Fisika

  • Titik lebur: -259,140C
  • Titik didih: -252,87 0C
  • Warna: tidak berwarna
  • Bau: tidak berbau
  • Densitas: 0,08988 g/cm3 pada 293 K
  • Kapasitas panas: 14,304 J/gK

2. Sifat Kimia

  • anas Fusi: 0,117 kJ/mol H2
  • Energi ionisasi 1: 1312 kJmol
  • Afinitas electron: 72,7711 kJ/mol
  • Panas atomisasi: 218 kJ/mol
  • Panas penguapan: 0,904 kJ/mol H2
  • Jumlah kulit: 1
  • Biloks minimum: -1
  • Elektronegatifitas : 2,18 (skala Pauli)
  • Konfig electron: 1s1
  • Biloks maksimum: 1
  • Volume polarisasi: 0,7 Å3
  • Struktur: hcp (hexagonal close packed) (padatan H2)
  • Jari-jari atom: 25 pm
  • Konduktifitas termal: 0,1805 W/mK
  • Berat atom: 1,0079
  • Potensial ionisasi: 13,5984 eV

Senyawa Penting Yang Terdapat Pada Hidrogen

Di dalam hidrogen juga terdapat beberapa senyawa yang penting, dan untuk kalian para anak IPA khususnya jurusan kimia. Pastinya wajib mengetahui apa saja yang terkandung didalamnya

  • Molekul H2

Molekul H2 terbentuk melalui ikatan kovalen. Atom-atom H dalam molekul H2 biasa 75% dapat berutar dalam arah yang sama dan disebut dengan “Orto hidrogen” lalu sisanya 25% berputar dalam arah yang berlawanan dan disebut dengan “Para hidrogen (lebih stabil)”.

  • Hidrida

Hidrida merupakan nama yang diberikan untuk ion negatif hidrogen H−. Walaupun ion ini tidak akan ada tanpa kondisi yang khusus, istilah hidrida digunakan secara luas untuk menyebut sebuah senyawa hidrogen dengan unsur lain, terutama untuk unsur golongan 1–16. Senyawa-senyawa yang dibentuk oleh hidrogen sangatlah banyak, melebihi senyawa yang dapat dibentuk oleh unsur lain.

Hidrida terdapat 4 jenis senyawa, yaitu hidrida ionic, hidrida kovalen, hidrida interstisi (hidrida metalik), dan hidrida peralihan ionic-kovalen. Beriku penjelasannya:

1. Hidrida ionic, merupakan zat padat yang tidak berwarna (putih), sukar menguap, dan membentuk kisi ionic seperti garam.

2. Hidrida kovalen, merupakan atom hidrogen satu atau lebih senyawa non logam yang membentuk senyawa dengan unsur-unsur non logam elektopositif rendah pada golongan IVA, VA, VIA, dan VIIA (biloks H=+1).

3. Hidrida interstisi (metalik), hidrogen dengan logam-logam transisi tertetu dengan membentuk senyawa hidrida yang bersifat non stoikiometri. Atom hidrogen yang sangat kecil sebesar jari-jari dengan ukuran 0037 nm dapat menembus rongga atau interstisi antara atom dalam kisi logam tanpa merusak struktur Kristal logam semula. Jika hirogen melarut dalam logam , sifat logam dapat beruba.

4. Hidrida peralihan, logam Be, Mg, B, Al, dan logam-logam transisi membentuk hidrida peralihan antara hidrida ionic dengan hidrida kovalen, tidak mudah menguap dan relative tidak stabil. Termasuk dalam kelomok ini adalah BeH2, MgH2, BH3, AlH3, ZnH2, CdH2, da CuH.

  • H2O (Air)

Air merupakan oksida dari hidrogen dengan rumus H2O dan air menjadi molekul yang paling banyak terdapat dibumi. Di alam air terdapat dalam tiga wujud yaitu cair, padat, dan gas, tidak bewarna, dan berbau. Sesama molekul, air dapat membentuk ikatan hidrogen sehingga meningkatkan titik didih air. Air dapat didiskripsikan sebagai molekul yang memiliki kepolaran sehingga dapat terdeprotonasi dengan reaksi: 2 H2O (l) H3O+(aq)+OH? (aq).

Gas Apakah Yang Biasa Ada Dibalon?

Terkadang, gas balon yang digunakan ketika pesta ulang tahun ialah “Hidrogen”. Namun perlu diketahui, gas yang ada di dalam balon tersebut bukanlah gas H7idrogen tetapi “Gas Helium” ataupun “Gas Karbit”. Berikut penjelasannya:

Gas Helium merupakan suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang He dan nomor atom 2. Helium tidak memiliki warna, tidak berbau, tidak berasa, tidak beracun, hampir inert, berupa gas monatomik, dan merupakan unsur pertama pada golongan gas mulia dalam tabel periodik. Titik didih dan titik lebur gas ini merupakan yang terendah di antara semua unsur. Helium berwujud hanya sebagai gas terkecuali pada kondisi yang sangat ekstrem.

Tetapi banyak juga yang menggunakan Gas Karbit yang merupakan proses penyambungan logam dengan logam (pengelasan) yang menggunakan gas asetilen (C2H2) sebagai bahan bakar, prosesnya adalah membakar bahan bakar yang telah dibakar gas dengan oksigen (O2) sehingga menimbulkan nyala api dengan suhu sekitar 3.500 °C yang dapat mencairkan logam induk dan logam pengisi. Gas karbit digunakan sebagai bahan bakar yang dapat digunakan pada gas-gas asetilen, propana atau hidrogen.

Ketiga bahan bakar ini yang paling banyak digunakan adalah gas asetilen, sehingga las gas pada umumnya diartikan sebagai las oksi-asetelin. Karena tidak menggunakan tenaga listrik, las oksi-asetelin banyak dipakai di lapangan walaupun pemakaiannya tidak sebanyak las busur elektrode terbungkus.

Gas helium aman digunakan untuk melayangkan balon dan gas helium termasuk gas mulia karena apabila balon terkena api sedikitpun dia tidak akan terbakar. Sedangkan gas karbit (kalsium karbida) memang bisa digunakan untuk membuat balon terbang. Gas ini bisa ditemukan didepan sekolah, atau tempat ibadah, atau pasarr dimana ada bapak-bapak ataupun ibu-ibu yang berjualan balon yang terbang dan berjualan dengan menggunakan sepeda.

Demikianlah penjelasan mengenai Hidrogen yang dimulai dari pengertian, sifat yang ada pada hidrogen, senyawa pada hidrogen serta gas yang terdapat pada balon. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu atau menambah wawasan Anda.

Related Posts