pengetahuan

Cuaca Panas Mampu Mempengaruhi Emosi Dan Membuat Orang Terkena Heat Stroke

Apa sih menurut kamu yang dimaksud dengan cuaca? Cuaca adalah keadaan udara pada saat tertentu dan di wilayah tertentu yang relatif sempit dan dalam jangka waktu yang singkat. Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari yang namanya cuaca.

Bicara tentang cuaca, kamu pernah gak dengar kalau cuaca panas bisa buat orang sensitif dan bikin marah atau emosi? Dan Bahkan dapat menyebabkan heat stroke dimana seseorang akan merasa tesengat matahari. Nah penasaran kan dengan jawabannya? Untuk itu, silahkan simak artikel berikut ini.

Bagaimana Bisa Cuaca Panas Dapat mempengaruhi Emosi?

Istilah cuaca sering digunakan untuk menggambarkan kondisi udara di suatu wilayah pada saat tertentu. Istilah cuaca ini menggambarkan keadaan udara harian di tempat tertentu yang relatif sempit dan waktu yang singkat. Di Indonesia, keadaan cuaca selalu diumumkan untuk jangka waktu sekitar 24 jam melalui prakiraan cuaca yang dikembangkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Kementrian Perhubungan.

Untuk negara-negara yang sudah maju, perubahan cuaca sudah diumumkan setiap jam dan sangat akurat (tepat). Ilmu yang mempelajari cuaca disebut meteorologi. Iklim suatu daerah dipengaruhi oleh letak geografis dan topografi suatu wilayah.

Artinya adanya perbedaan iklim di suatu daerah dipengaruhi oleh posisi relative matahari terhadap daerah di bumi. Selain itu, keadaan dari cuaca mudah berubah–ubah karena disebabkan oleh tekanan udara, suhu, angin, kelembapan udara dan juga curah hujan. Dan perlu kamu ketahui bahwa matahari merupakan pengendali iklim sekaligus sebagai sumber energy bagi bumi. Sehingga bisa menimbulkan gerak udara dan arus laut.

Lalu bagaimana bisa cuaca panas mempengaruhi perasaan seseorang sehingga menimbulkan rasa marah dan emosi? Nah setelah ditelaah penjelasan di atas tersebut sepertinya cuaca tidak ada sama sekali berhubungan dengan perasaan. Akan tetapi, Pakar Kesehatan menyebutkan bahwa suhu udara yang panas memang bisa mempengaruhi emosi kita.

Bahkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh Pakar Kesehatan dari University of California menyebutkan bahwa peningkatan suhu udara menjadi lebih panas berbanding lurus dengan peningkatan angka kekerasan dan kriminalitas di berbagai tempat.

Kalian yang sering berkendara sendiri untuk berangkat dan pulang ke kantor atau kemana pun, pasti sering menemui orang-orang yang bertengkar di jalan hanya karena kaca spion mereka tidak sengaja tersenggol atau hanya karena pengendara yang lain tidak sengaja menabrak knalpot motor.

Apalagi jika cuaca bertambah panas karena teriknya sinar matahari dan kamu merasa bahwa tidak hanya orang lain, karena kamu juga merasa jadi mudah emosi dan gampang marah karena cuaca panas tersebut.

Suhu panas dari cuaca memang bisa mempengaruhi reaksi psikologis seseorang. Hal ini akan membuat suhu tubuh juga ikut meningkat dan akhirnya berimbas pada meningkatnya detak jantung, hormon testosterone serta reaksi metabolik yang akan memicu saraf simpatik yang akan membuat seseorang berada dalam metode siap untuk melawan atau bertarung.

Saat suhu udara meningkat, kita akan merasa tubuh terasa sangat tidak nyaman. Rasa tidak nyaman ini ternyata juga memberikan tekanan tersendiri pada tubuh dan pikiran yang akhirnya membuat kita lebih mudah emosi dan ingin melampiaskan rasa tidak nyaman ini pada tubuh. Kemarahan itu lantas dilampiaskan ke sesuatu yang lain seperti seseorang yang dirasa menjengkelkan.

Cara Mengatasi Rasa Marah

Jika kamu mulai merasakan emosi dan suasana hati yang tidak baik saat cuaca panas, maka kamu perlu melakukan beberapa hal berikut ini untuk mengatasinya:

  • Perbanyak asupan air putih, minimal 8 gelas per hari untuk menghindari dehidrasi. Dan hindari konsumsi air teh karena air teh bersifat diuretik sehingga membuat kamu akan lebih sering buang air kecil.
  • Hindari beraktifitas di luar ruangan saat cahaya matahari sedang panas dan terik, terutama di jam 11 siang hingga jam 3 sore dan tetap berada di tempat yang sejuk atau memiliki pendingin ruangan.
  • Memilih pendingin ruangan pun juga tak boleh sembarangan, pilih pendingin ruangan yang benar-benar mampu memberikan solusi pendinginan yang super cepat melalui teknologi High Efficiency Cooling Engine yang membuat proses pendinginan 40% lebih cepat dari AC biasa.
  • Gunakan pakaian dengan bahan tipis, tidak menyerap panas, longgar dan berwarna terang atau putih.
  • Memakai pelembap untuk menjaga hidrasi kulit dan tabir surya untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
  • Perbanyak asupan sayur dan buah yang tinggi kadar airnya.
  • Kamu dapat mandi untuk menyegarkan badan, namun jangan terlalu sering saat udara sedang panas karena akan membuat kulit menjadi lebih kering.
  • Hindari makanan tinggi protein, karena akan meningkatkan panas di dalam tubuh.
  • Perbanyak istirahat.

Orang Yang Terkena Heat Stroke Saat Cuaca Panas

Heat stroke adalah kondisi di mana suhu tubuh dapat mencapai lebih dari 40°C atau lebih. Heat stroke dapat disebabkan oleh karena kenaikan suhu lingkungan (cuaca panas) atau aktivitas tinggi yang dapat meningkatkan suhu tubuh.

Meskipun bukan disebabkan serangan penyakit atau infeksi virus atau bakteri tertentu, heat stroke masuk dalam kategori kondisi darurat. Jika seseorang yang mengalaminya tidak langsung ditangani, maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi.

Untuk mengatasi seseorang yang menunjukkan tanda-tanda gangguan yang berhubungan dengan panas, langkah pertama yang harus dilakukan adalah harus bergerak ke tempat yang jauh lebih dingin dan menghindari paparan sinar matahari langsung. Lepaskan semua atribut pakaian yang tidak perlu.

Jika situasi tidak membaik, minta bantuan dokter segera sambil terus mengusap keringat pada leher, ketiak dan daerah selangkangan. Setelah itu, minumlah air. Namun pastikan tidak minum air yang terlalu dingin, karena hal ini akan memicu reaksi negatif dari tubuh kamu. Sebagai upaya pencegahan, kamu harus minum banyak air sepanjang hari.

Tips untuk mencegahnya:

• Tetaplah di dalam ruangan yang sejuk jika memungkinkan
• Minum air putih dalam jumlah cukup sebelum melakuakn aktivitas di luar ruangan
• Kurangi mengkonsumsi minuman seperti teh, kopi, alkohol
• Pakailah pakaian yang ringan, longgar, berwarna cerah dan menyerap keringat
• Lindungi diri dari matahari dengan menggunakan payung atau topi saat di luar ruangan
• Jangan berada di luar ruangan pada saat matahari sedang sangat terik
• Jika melakukan aktivias di luar ruangan, usahakan untuk sering minum setiap 15 sampai 20 menit

Nah dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa rasa tidak nyaman yang dirasakan seseorang saat cuaca panas memang bisa menjadi penyebab mengapa seseorang jadi mudah emosi. Setiap manusia pasti pernah marah. Ya wajar, sebab marah adalah sesuatu yang bisa muncul kapan saja.

Belajar mengendalikan kemarahan adalah tantangan bagi setiap orang. Akan tetapi, pastikan kamu berpikir dengan jernih dan hati-hati tentang masalah sebelum mengeluarkan kemarahan kamu. Bayangin aja jika ada orang yang tak sengaja mengyenggol kamu di jalanan apalagi cuaca sedang terik-teriknya. Kalau kamu tak bisa mengendalikan emosi, tentu saja akan terjadi perdebatan bahkan perkelahian. Oleh karena itu, cobalah untuk tetap tenang dalam mengahadapinya.

Nah itulah kurang lebih penjelasan mengapa cuaca panas bisa buat orang marah dan emosi. Semoga dengan adanya artikel ini dapat menjawab pertanyaan kalian selama ini. Sekian dulu pembahasan kita dan sampai jumpa kembali…

Related Posts