culture

Ternyata Inilah Perbedaan Budaya Timur Dan Barat

Setiap daerah atau negara tentu saja memiliki masing-masing tradisi atau budaya. Dan biasanya hal tersebut akan dikembangkan dan diwariskan untuk generasi baru, seterusnya akan seperti itu. Berbicara soal budaya pastinya setiap negara memilikinya. Namun apakah kamu sudah memahami apa sih yang dimaksud dengan budaya tersebut?

Sebagai contoh mudah, misalnya negara kita Indonesia. Indonesia memiliki beragam budaya di setiap daerahnya, nah kamu yang sebagai masyarakat Indonesia apakah sudah tahu unsur-unsur budaya dari negara kita ini? Buat kamu yang memang belum memahami mengenai budaya, dalam artikel berikut ini kita akan mengulas apa itu budaya dan hal yang berhubungan dengan budaya tersebut serta akan kita bahas juga mengenai perbedaan budaya barat dengan budaya timur Indonesia. Yuk, langsung aja kita simak sama-sama artikel berikut ini.

Mengenal Apa Itu Budaya Sebenarnya

BUDAYA berasal dari bahasa sansekerta yaitu “budhayyah” yang berarti suatu cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi. Secara formal budaya didefinisikan sebagai tatanan pengetahuan, pengalaman, kepercayaan, nilai, sikap, makna, hierarki, agama, waktu, peranan, hubungan dan ruang yang diperoleh sekelompok besar orang dari generasi ke generasi melalui usaha individu dalam kelompok.

Salah satu negara yang memiliki banyak budaya adalah Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia yang jumlahnya sangat banyak memiliki budaya sendiri-sendiri dan berbeda-beda antara satu sama lain. Oleh karena itu, Indonesia memiliki semboyan “Bhineka Tunggal Ika”, yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Meskipun terdiri dari banyak budaya yang berbeda, tetapi Indonesia tetap damai karena saling menghargai dan menghormati antara satu dengan lainnya.

Menurut pendapat Ahli Ki Hajar Dewantara:

Budaya-budaya yang terdapat di Negara Indonesia sangat berpengaruh sekali pada perubahan keadaan alam yang ada di Negara Indonesia dan perkembangan zaman dari zaman ke zaman. Telah diterangkan oleh seorang pakar dari Negara Indonesia yang bernama Ki Hajar Dewantara bahwa budaya adalah hasil dari perjuangan masyarakat yang hidup terhadap alam dan zaman.

Adanya perjuangan tersebut untuk membuktikan bahwa kejayaan dan kemakmuran hidup penduduk atau masyarakat dalam menghadapi kesulitan-kesulitan dan rintangan-rintangan untuk dapat menggapai keselamatan dan menggapai kebahagiaan dalam hidupnya.

Budaya ini juga memiliki ciri-ciri yang terbagi dalam beberapa hal. Ciri-ciri budaya yang terbagi ke dalam beberapa hal diantara lain sebagai berikut:

  • Budaya adalah berdasarkan dari simbol-simbol.
  • Budaya juga dapat disampaikan dari orang ke orang, kelompok ke kelompok dan dapat disampaikan juga dari generasi ke generasi.
  • Budaya tersebut bukan dari bawaan, tetapi yang namanya budaya itu di pelajari.
  • Budaya adalah bersifat selektif, yaitu yang mempresentasikan pola-pola perilaku pengalaman insan/manusia yang jumlahnya terbatas.
  • Selain budaya bersifat selektif, budaya juga bersifat dinamis, yaitu suatu sistem yang dapat berubah sepanjang waktu.
  • Etnosentrik
  • Di dalam budaya memiliki berbagai unsur yang saling berkaitan.

Unsur yang terdapat didalam budaya

Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan dan karya seni. Misalnya saja bahasa, sama seperti budaya yang merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.

Bahasa merupakan sebuah pengucapan indah dalam suatu elemen kebudayaan yang mampu menjadi alat perantara utama bagi manusia untuk meneruskan atau mengadaptasikan kebudayaan. Ada dua macam bentuk bahasa yaitu bahasa lisan dan bahasa tulisan.

Selain bahasa, berikut ini merupakan penjelasan unsur-unsur budaya lainnya:

  • Religi atau Kepercayaan

Di Indonesia, diakui adanya enam agama resmi, yaitu Hindu, Buddha, Islam, Katolik, Kristen dan Konghucu. Semuanya dapat mengembangkan sikap tolerensi dan kerukunan.

  • Pengetahuan

Metode pengetahuan membahas ke ilmu pembelajaran terkait situasi alam di wilayah orang-orang serta perilaku sifat peralatan yang dipakainya. Sistem atau metode pengetahuan meliputi ruang pengetahuan tentang alam sekitar, flora dan fauna, waktu, ruang dan bilangan, sifat dan tingkah laku sesama manusia serta tubuh manusia dan lain-lain.

Contoh: Pengetahuan akan tanaman. Pengetahuan masyarakat akan tanaman dapat dimanfaatkan untuk membuat obat dan jamu tradisional di beberapa suku, misalnya suku Dayak di Kalimantan.

  • Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial

Organisasi Sosial adalah sekelompok masyarakat yang anggotanya merasa satu dengan sesamanya. Sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial meliputi: kekerabatan, asosiasi dan perkumpulan, sistem kenegaraan, sistem kesatuan hidup, perkumpulan.

  • Mata Pencaharian

Keragaman alam di Indonesia menyebabkan mata pencaharian masyarakatnya juga beragam. Contohnya sebagian penduduk Indonesia menjadi petani karena memang tanahnya subur. Sementara itu, orang-orang yang tinggal di tepi sungai atau pantai mengandalkan perikanan sebagai mata pencahariannya. Lalu, ada pula yang menjadi pedagang, peternak, pekerja jasa atau mata pencaharian lainnya.

  • Organisasi Sosial

Sosial merupakan organisasi kerakyatan yakni membernya merasa kebersamaan dengan sesamanya. Struktur kemasyarakatan atau organisasi sosial meliputi: persatuan, asosiasi serta perhimpunan, metode kenegaraan, sistem persatuan hidup dan perkumpulan. Sistem sosial ini dijadikan pola hidup yang menjadi kebiasaan dan dianut oleh masyarakat.

Contoh: Gotong royong. Suku-suku di Indonesia mengenal gotong royong dengan istilahnya masing-masing, seperti gugur gunung di masyarakat Jawa Tengah, Sambatan di Yogyakarta, Jawa Timur Song Osong Lhombung di Madura, Nagayah di Bali, Bari di Papua, Mapalus di NTT,

  • Kesenian

Kesenian dapat dimaknai berupa semua keinginan manusia pada keindahan. Misalnya seperti suku bangsa di Indonesia yang memiliki kesenian yang menjadi ciri khasnya. Kesenian dapat dikelompokan menjadi dua macam seperti:

  1. Kesenian yang dapat dinikmati oleh mata, misalnya seni patung, seni ukir, seni lukis, seni rias, seni tari, seni pedalangan (wayang) dan seni olahraga.
  2. Kesenian yang dapat dinikmati oleh telinga, misalnya seni musik dan seni sastra. Setiap suku di Indonesia juga memiliki lagu daerah, alat musik dan berbagai keseniannya sendiri-sendiri.

Wujud Budaya

Setelah ulasan mengenai pengertian dan unsur-unsur budaya di atas tersebut, yang selanjutnya perlu diketahui lebih lanjut adalah wujud sebuah budaya. Ada 3 macam wujud budaya seperti berikut ini:

  • Gagasan

Yang pertama adalah gagasan. Gagasan adalah sesuatu yang berhubungan dengan norma dan bersifat abstrak. Gagasan ini bersifat abstrak karena seperti kita tahu bahwa norma-norma sosial pun bersifat abstrak. Wujud budaya ini terletak dalam alam pikiran masyarakat. Persepsi masyarakat terhadap apa yang dilihat dan diamati serta dijalani dalam kehidupan sehari-hari.

  • Aktifitas

Aktifitas merupakan kegiatan atau tindakan yang dilakukan oleh masyarakat. Aktivitas masyarakat terbentuk dalam sistem sosial, sehingga manusia saling berinteraksi dan bekerja sama dengan sesama manusia yang lainnya sesuai dengan adat dan kebiasaan. Contohnya adalah interaksi antar satu anggota masyarakat dengan anggota yang lainnya.

  • Artefak atau Hasil Budaya

Hasil budaya adalah suatu warisan yang merupakan hasil karya cipta, benda atau fisik. Hasil budaya bersifat paling factual diantara dua wujud yang lainnya. Artefak atau hasil budaya ini merupakan wujud kebudayaan yang bisa didokumentasikan seperti bangunan misalnya.

Perbedaan Budaya Timur dan Budaya Barat

Berbicara tentang perbedaan budaya barat dan timur, maka perlu dipandang dari beragam aspek mulai dari adat istiadat, gaya hidup, cara berpakaian, makanan, cara berpikir, teknologi, transportasi, sopan santun dan sebagainya. Baik budaya barat atau timur, masing-masing punya kelebihan dan kekurangan.

Banyak hal yang dimana untuk orang barat dianggap umum ternyata menjadi sangat tidak etis bagi orang timur. Hal tersebut membuktikan bahwa antara barat dan timur memiliki perbedaan kebudayaan dan kebiasaan-kebiasaan tertentu dalam berpola hidup.

Budaya barat mengenal etika moral yang lebih bebas, dimana masyarakat tidak malu mengumbar kemesraan seperti berciuman di depan publik. Adat istiadat tidak terlalu kuat, pengaruhnya sangat lemah bila dibandingkan hukum negara.

 

Sedangkan budaya timur mempunyai etika moral dan adat istiadat yang lebih ketat, namun dalam penyelesaian masalah sedikit lebih rumit. Beragam adat istiadat masih dijunjung tinggi oleh masyarakat bahkan bersanding dengan hukum negara. Orang penganut budaya ketimuran sedikit terbelit-belit dalam menyelesaikan masalah dan tertutup.

Selain itu, ada beberapa hal tentang perbedaan budaya antara orang Indonesia dengan orang barat diantaranya adalah sebagaimana diulas dibawah ini:

  • Waktu

Orang Timur terkenal kurang menghargai waktu kalau ada janji kadang tidak tepat waktu. Berbeda dengan orang Barat mereka sangat menghargai waktu, sebab mereka paling enggak suka kalau janji jam karet alias telat waktu.

  • Hubungan

Karena orang Timur sangat bersosialisasi atau menjalin hubungan lebih komplek, makanya situs jaring Facebook ataupun twitter lebih banyak diminati oleh orang Timur, khususnya Indonesia. Berbeda dengan orang Barat mereka lebih individualis atau bisa dibilang sangat jarang menjalin hubungan dangan orang lain, kecuali dengan adanya maksud-maksud atau kepentingan tertentu.

  • Perayaan

Jika ada suatu acara, banyak orang Indonesia lebih suka mengundang seluruh kerabat serta teman dan orang-orang yang dikenalnya. Misalnya saja dalam acara pernikahan, pasti akan membuat undangan dengan jumlah cukup banyak. Untuk orang-orang barat, apabila mereka melangsungkan suatu acara maka hanya kerabat, keluarga serta beberapa teman dekat saja yang diundang.

  • Opini

Orang Indonesia cenderung berbelit-belit dalam menyampaikan argumentasi mereka dimana sebenarnya maksudnya tidaklah serumit argumen yang disampaikannya. Sedangkan orang barat lebih to-the-point dalam penyampain argumen, mereka langsung ke pokok masalah dan mereka tidak mau biasa basa-basi.

  • Teknologi

kebudayaan barat jauh lebih modern, inovatif dan juga canggih. Fasilitas publik pun tertata, modern dan bersih karena mereka memang benar-benar menjaga fasilitas itu sendiri. sedangkan kebudayaan timur, mereka masih dalam masa berkembang, belum se-canggih dan modern kebudayaan barat.

  • Jam Makan

Umumnya orang barat makan dibagi 3 yaitu makan pembuka, makanan utama dan makanan penutup. Sedangkan kalau orang timur ketiga-tiganya makanan utama.

  • Transportasi

Dulunya sebagian negara barat seperti di Amerika dominan menggunakan mobil. Sekarang, lebih dominan menggunakan sepeda karena faktor pentingnya kesehatan. Berbeda dengan orang timur, kalau dulu dominan menggunakan sepeda. Sekarang, sudah harus pakai mobil dan kalau mampu menggunakan jasa supir pribadi.

  • Respon Terhadap Sesuatu Yang Baru

Orang timur kalau ada sesuatu yang baru, belum puas kalau belum sampai memilikinya. Oleh karena itu, jangan heran kalau orang Indonesia banyak yang konsumtive, punya handphone gonta ganti bahkan ada yang koleksi HP, mobil tiap tahun gonta-ganti, hanya karena tidak mau ketinggalan model. Berbeda dengan orang barat kalau ada sesuatu yang baru, mereka tidak serta merta ingin tahu dan ingin memiliki atau memakainya, mereka hanya cukup tahu saja.

  • Hari Libur

Orang timur lebih suka menghabiskan waktu hari libur Sabtu dan Minggu itu pergi jalan-jalan sekedar pergi ke Mall, nonton bisokop, kongkow-kongkow, beda dengan orang Barat, lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dibanding pergi jalan-jalan.

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kedua budaya tersebut memang bereda namun memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meneruskan budaya masing-masing. Tidak semua budaya memiliki kelebihan dan kekurangan, hanya saja kita harus lebih memahami mana yang positif dan mana yang negatif. Sekian dulu pembahasan kita kali ini, semoga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan kalian semua.

Related Posts