bisnis

Ingin Lebih Tahu Tentang NPWP? Berikut Ini Dia Penjelasannya

Bagi Anda sebagai penduduk atau warga Negara Republik Indonesia, pastinya kalian sudah memahami dong yah tentang NPWP? Apasih arti dari NPWP? Apasih kegunaan dari NPWP itu? Arti dari NPWP adalah singkatan dari Nomor Pokok Wajib Pajak, yang mana NPWP ini ialah sebuah nomor yang nantinya akan diberikan kepada pihak pajak sebagai jalan ketika sedang membayar administrasi perpajakan.

Kegunaan atau fungsi dari NPWP adalah mempunyai kegunaan dan fungsi sebagai identitas wajib pajak atau sebagai tanda pengenal diri dalam melakukan hak-hak dan keharusan atau kewajiban dalam suatu urusan, yakni perpajakan. Jadi apabila Anda ingin memperdalamnya lagi, baiklah di dalam artikel ini saya akan membahas dan menjelaskan mengenai Npwp. Yuk, langsung saja kita simak beberpa penjelasan yang telah tertulis di artikel ini.

Apa Itu NPWP?

 

NPWP Pribadi atau Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor yang diberikan kepada wajib pajak (WP), yang digunakan sebagai tanda pengenal dan identitas wajib pajak dalam hal melaksanakan hak dan kewajibannya. Selain sebagai tanda pengenal diri wajib pajak, fungsi NPWP adalah memudahkan segala urusan wajib pajak yang terkait dengan administrasi perpajakan. Ada dua jenis NPWP, yakni NPWP Pribadi untuk wajib pajak perorangan dan NPWP Badan untuk wajib pajak badan usaha/perusahaan.

Kewajiban pemegang NPWP adalah melaporkan penghasilan wajib pajak melalui Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan dan tentu saja menyetorkan pajaknya. Sekalipun penghasilan setahun di bawah Pendapatan Tidak Kena Pajak (PTKP), pemegang NPWP tetap wajib mengisi SPT sebagai bentuk kepatuhan terhadap pajak.

Bagi Anda yang baru pertama kali memasuki dunia kerja kemungkinan masih asing dengan istilah-istilah di atas. Tak terkecuali warga negara asing (WNA), yang berpenghasilan di wilayah hukum Indonesia secara otomatis merupakan wajib pajak yang memiliki hak dan kewajiban. Salah satunya adalah kewajiban membayar pajak penghasilan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang.

Kartu NPWP sendiri hanyalah sebuah alat untuk mencetak identitas perpajakan Anda. Pada kartu NPWP tercetak Nomor Pokok Wajib Pajak, nama Anda, dan alamat domisili Anda. Sementara SKT merupakan dokumen yang memiliki kekuatan hukum yang berisi identitas perpajakan Anda. Biasanya NPWP itu terdiri dari 15 digit angka yang dicetak pada sebuah kartu yang biasa kita sebut dengan kartu NPWP. Saat pertama kali Anda mendaftarkan diri untuk menjadi Wajib Pajak, Anda akan menerima sebuah kartu NPWP dan sebuah dokumen Surat Keterangan Terdaftar (SKT).

Jenis-Jenis NPWP

Jika Anda semua atau seluruh syarat yang membuat NPWP ini telah terpenuhi dengan baik, proses atau metode pembuatannya hanya membutuhkan dan memakan waktu hanya satu hari saja dan tidak perlu larut sampai berhari-hari. Untuk itu, apabila syarat untuk membuat NPWP ini belum terpenuhi dengan sempurna, maka proses pembuatan NPWP ini akan tertunda-tunda secara terus menerus. Persyaratan untuk membuat NPWP ini memang berbeda-beda, dan syarat membuat NPWP ini terdapat 3 jenis dan masing-masing jenisnya itu berbeda-beda.

  • NPWP Wiraswasta, dan pengusaha atau pembisnis.
  • NPWP Karyawan.
  • NPWP yang sudah menikah.

Berikut dibawah inilah jenis-jenis dan persyaratan yang harus terpenuhi ketika hendak membuat NPWP.

  • Syarat Membuat NPWP Pribadi

Bagi Anda yang ingin membuat Npwp, kemungkinan syarat seseorang itu untuk Wajib Pajak ialah jikalau orang tersebut telah mempunyai penghasilan selama setahun ini sudah melibihi dari penghasilan yang tidak terkena pajak, intinya ialah penghasilan yang memang penghasilan itu sudah begitu besar dalam setahun.

Apakah persoalan ini berlaku untuk warga Negara Indonesia? Ya, persoalan ini memang berlaku untuk seluruh warga Negara Indonesia baik itu sudah menikah atau memiliki keluarga serta masih menjadi seorang yang single memang belum mempunyai keluarga diwajibkan untuk memiliki NPWP.

Akan tetapi untuk perempuan yang sebelumnya tidak melakukan sebuah perjanjian perpisahan harta dan pisah juga dalam persoalan penghasilan dengan suaminya maka tidak diwajibkan untuk mempunyai atau memiliki kartu NPWP.

  • Syarat Membuat NPWP Karyawan

Dalam hal seperti ini, ada hal yang perlu diingat bahwa Npwp ini berlaku untuk penduduk atau warga negara yang tinggal di Indonesia dan juga berlaku untuk warga negara asing yang mana mereka ini bekerja di Indonesia. Apa aja sih persyaratan yang harus terpenuhi untuk membuat NPWP karyawan ini? Berikut dibawah ini ialah terdapat beberapa persyaratan yang memang harus terpenhui sebelum kalian mendaftarkan diri kalian untuk mendapatkan NPWP.

  1. Fotokopi KTP (kartu tanda penduduk) untuk penduduk asli Indoensia.
  2. Untuk warga negara asing, hanya cukup untuk membawa fotokopi paspor dan juga kartu izin untuk tinggal di negara Indonesia seperti KITAS atau KITAP.
  3. Fotokopi surat keterangan pekerjaan atau kerja dari sebuah perusahaan. Untuk pegawai negeri, kalian cukup sekedar membawa SK yaitu surat keputusan saja.
  4. Mengisi formulir untuk pendaftaran NPWP yang sebelumnya sudah disediakan atau disiapkan di kantor pajak.
  • Syarat Membuat NPWP Untuk Pengusaha

Apabila Anda ingin membuat persyarat tersebut, ini juga termasuk dalam kriteria pengusaha atau wiraswasta yang berarti ialah mereka yang memiliki sebuah pekerjaan atau usaha yang bebas. Untuk Anda yang berprofesi sebagai pekerja dan memiliki keahlian tertentu dan sama dengan persyaratan yang ada didalam kategori ini.

Yang perlu Anda ingat, bahwa untuk membuat NPWP pengusaha, Anda harus datang dan mendaftar sendiri dan tidak boleh diwakili atau diwakilkan oleh orang lain. Syarat untuk membuat NPWP pengusaha ini ialah sebagai berikut. Yuk, langsung saja kita simak bareng-bareng mengani persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pengusaha:

  1. Wajib untuk membawa fotokopi KTP (kartu tanda penduduk).
  2. Wajib untuk membawa surat keterangan bisnis atau usaha yang biasanya disebut dengan sebutan SKU dari kantor kelurahan atau dari departemen yang ada kaitannya dengan bidang bisnis yang sedang kalian tekuni.
  3. Wajib untuk mengisi formulir pernyataan bisnis yang harus ditandatangani diatas materai 6.000.
  4. Wajib sekali untuk mengisi sebuah formulir pendaftaran NPWP yang ada dan telah disediakan di kantor pajak setempat.

Nah demikianlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pengusaha demi membuat NPWP.

  • Syarat Membuat NPWP Untuk Perempuan Yang Sudah Menikah

Biasanya, pajak pengusaha atau pembisnis dan pajak karyawan ini juga termasuk kedalam pendaftaran administrasi pajak untuk semua orang yang memang orang tersebut sudah masuk menjadi tanggung jawabnya. Jadi, disini keberadaan perempuan dan anak-anaknya berada didalam tanggungan pajak seorang suami

Akan tetapi, ada kalanya juga seorang istri yang memiliki usaha atau bisnis sendiri atau juga bekerja sendiri sehingga menginginkan perhitungan pajak yang terpisah dengan suaminya. Biasanya untuk keperluan seperti ini bisa juga dibuatkan NPWP untuk perempuan yang sudah menikah.

Persyaratan atau syarat-syarat yang harus dipenuhi untuk membuat NPWP perempuan atau wanita yang sudah menikah ini ialah sebagai berikut:

  1. Harus dan wajib untuk membawa fotokopi NPWP suami.
  2. Harus dan juga wajib untuk membawa KTP (kartu tanda penduduk) pribadi.
  3. Harus dan juga wajib untuk membata fotokopi keluarga.
  4. Harus dan juga diwajibkan untuk membawa surat keterangan kerja dari perusahaan. Untuk pegawai negeri, hanya dibutuhkan untuk membawa SK atau biasa disebut dengan surat keputusan.
  5. Harus dan wajib untuk membawa fotokopi surat perjanjian terjadinya pemisahaan penghasilan dan harta antara suami dan isteri. Surat tersebut menyatakan bahwa kedua belah pihak menginginkan untuk pemisahan dalam pembayaran pajak.
  6. Diwajibkan untuk mengisi formulir pendaftaran NPWP yang memang telah disediakan oleh pihak kantor perpajakan.

Manfaat Jika Kita Memiliki NPWP

Bagi masyarakat yang belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mendaftarkan diri menjadi Wajib Pajak dan mendapat manfaat dari upaya tersebut. Imbauan ini ditujukan bagi masyarakat yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan berdasarkan sistem self assessment supaya menghindari sanksi pajak. Menurut ketentuan, setiap wajib pajak hanya diberikan satu NPWP, di mana NPWP tersebut terdiri atas 15 digit, 9 digit pertama merupakan kode wajib pajak dan 6 digit berikutnya merupakan kode administrasi.

Tidak sedikit di antara mereka yang masih merasa kebingungan, apa sih manfaat dari NPWP itu sendiri. Bagi Anda yang belum memiliki NPWP, segeralah mendaftar sekarang juga. Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari NPWP. Beberapa diantaranya sebagai berikut:

A. Sebagai Persyaratan Administrasi

Untuk mendapatkan persyarat tersebut dengan memiliki NPWP, kita juga berhak mendapatkan yang namanya kemudahan dalam mengurus persyarat Administrasi seperti di bank. Maka dari itu banyak instansi saat ini mengharuskan memasukkan nomor NPWP sebagai salah satu syarat utama atau syarat dokumen pendukung untuk mengurus administrasi di tempat tersebut. Beberapa pembuatan dokumen yang di dalamnya membutuhkan NPWP diantaranya adalah berikut ini:

  • Kredit Bank

Apabila anda berminat untuk mengajukan kredit ke bank maka salah satu syarat yang diperlukan adalah nomor pokok wajib pajak. NPWP merupakan salah satu syarat dokumen utama dalam proses pembuatan kredit. Dengan adanya dokumen NPWP, maka pihak bank bisa menggelontorkan Anda limit kartu kredit di atas Rp50 juta.

  • Rekening Koran

Rekening Koran adalah laporan saldo dan mutasi rekening nasabah yang memiliki fungsi seperti layaknya buku tabungan. Bedanya adalah bahwa rekening koran hanya diperuntukkan bukan untuk keperluan individu melainkan untuk badan usaha atau perusahaan. Nah dalam proses pembuatannya kita diharuskan untuk memiliki NPWP.

  • Pembuatan SIUP

Surat izin usaha perdagangan atau SIUP merupakan surat izin bagi seseorang atau badan usaha untuk dapat melaksanakan usaha perdagangan. Surat Izin Usaha Perdagangan ini berfungsi sebagai bukti pengesahan usaha yang kita miliki yang di keluarkan oleh pemerintah daerah dan dibutuhkan oleh pelaku usaha perseorangan maupun pelaku usaha yang telah berbadan hukum.

Surat Izin Usaha Perdagangan tidak hanya di butuhkan oleh usaha berskala besar saja melainkan juga usaha kecil dan menengah agar usaha yang dilakukan mendapatkan pengakuan dan pengesahan dari pihak pemerintah. Yang perlu anda perhatikan, dalam pengajuan pembuatan SIUP, salah satunya adalah dipersyaratkannya memiliki NPWP.

  • Administrasi Pajak Final

Istilah final disini berarti bahwa jenis pajak ini harus diselesaikan dalam masa pajak yang sama seperti saat mereka terima, dan tidak perlu dilaporkan lagi pada akhir tahun pajak. Pemotongan pajak final dikenakan kepada beberapa jenis penghasilan misalnya untuk kepentingan deposito, hadiah berupa lotere, undian dan transaksi saham. Nah jika anda hendak melakukan pembayaran pajak final, NPWP sangat dibutuhkan dalam prosesnya.

  • Pembuatan Paspor

Proses pembuatan paspor juga mengharuskan Anda untuk memiliki NPWP. Paspor merupakan sebuah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh suatu instansi yang berwenang dari suatu Negara (dalam hal ini direktorat imigrasi, kemenkumham) yang memuat informasi serta identitas pemegangnya. Nah bagi anda yang belum punya paspor, maka diharuskan memiliki NPWP terlebih dahulu sebelum mengajukan paspor.

B. Mempermudah Urusan Perpajakan

Selain sebagai persyaratan administrasi, namun ada juga manfaat dari NPWP, yaitu mempermudah urusan perpajakan yang arinya ini berkaitan langsung dengan kemudahan pengurusan segala bentuk administrasi perpajakan. Jika tidak memiliki NPWP, Anda bisa jadi tidak diperkenankan untuk membuat dokumen-dokumen tersebut. Berikut adalah beberapa kemudahan yang akan didapatkan bagi mereka yang memiliki NPWP.

  • Mengurusi Restitusi Pajak

Apa yang anda rasakan jika anda sudah terlanjur membayar pajak yang pembayarannya itu melebihi dari angka seharusnya? Sudah pasti anda akan berusaha untuk mengambil kembali kelebihan uang yang dibayarkan. Nah inilah yang disebut restitusi, yaitu pembayaran pajak yang melebihi batas seharusnya. Kejadian ini bukanlah hal yang aneh dan juga sangat sering terjadi. Perlu adanya usaha untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Tapi, jika sudah terlanjur dibayarkan, maka mau tidak mau orang tersebut pun harus pergi ke kantor perpajakan untuk mengambilnya. Namun satu hal disini, pengambilan uang berlebih hanya berlaku bagi mereka yang memiliki NPWP. Selainnya tidak diperkenankan untuk proses pengambilan, karena kepemilikan NPWP adalah syarat utama dalam hal tersebut. Nah bagi anda yang sudah memiliki NPWP, tidak usah terlalu khawatir jika ternyata uang yang dibayarkan berlebih.

  • Pengajuan Pengurangan Pembayaran Pajak

Setiap orang memiliki tingkat kemampuan finansial yang berbeda-beda. Kondisi ini jelas mempengaruhi seseorang dalam hal pembayaran pajak, khususnya lagi bagi mereka yang terkena wajib pajak. Jika si wajib pajak ingin melakukan pengajuan keberatannya berkenaan dengan jumlah pajak yang mesti dibayarkan, maka NPWP akan sangat dibutuhkan sebagai salah satu syarat untuk memperlancar proses tersebut.

  • Mengetahui Jumlah Pajak Yang Mesti Dibayarkan

Apa yang anda rasakan jika anda lupa atau bahkan tidak mengetahui sama sekali jumlah pajak yang harus dibayarkan? Tentu bingung dan tidak tahu harus membayar berapa. Nah solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan kepemilikan NPWP. Alat ini akan bermanfaat di saat anda melakukan pelaporan berkenaan dengan jumlah pajak yang mesti dibayarkan serta pada saat anda hendak menyetorkan pajak tersebut.

  • Pemotongan Pajak Yang Rendah

Inilah yang akan sangat terasa manfaatnya jika seseorang memiliki NPWP. Bagi mereka yang terkena wajib pajak perorangan namun tidak memiliki NPWP maka pemotongan pajak pada penghasilannya adalah sebesar 20% lebih tinggi dari jumlah pajak yang mesti dibayarkan. Nah bagi mereka yang memiliki NPWP tentu saja wajib pajak perorangan akan dikenakan pemotongan yang lebih rendah dari itu. Jadi tunggu apa lagi, segera lakukan proses pembuatan NPWP sekarang juga.

Betapa pentingnya kita mempunyai NPWP. Sehingga banyak sekali manfaat yang diperoleh dari NPWP tersebut. Pajak adalah salah satu sektor utama dari negara yang akan menjadi acuan dalam pembuatan APBN. Untuk itu segeralah mendaftarkan diri anda untuk mendapatkan NPWP. Karena bagaimana pun ini sangat berharga buat kita semua. Selain berharga, syaratnya yang mudah, prosesnya pun sangat cepat, kurang lebih satu hari sudah selesai.

Selain itu, pendaftarannya pun juga gratis. Semoga artikel ini bisa membantu sosialisasi tentang pentingnya wajib pajak memiliki NPWP. Pajak adalah pemasukan utama dari negara yang menjadi acuan dalam pembuatan APBN. Sebagai warga negara yang baik, bayarlah pajak anda tepat waktu secara tertib, jujur dan tentu saja memiliki NPWP untuk memudahkan proses administrasinya.